Showing posts with label Sculptures & Carvings. Show all posts
Showing posts with label Sculptures & Carvings. Show all posts

Wednesday, June 14, 2017

Loro Blonyo


Loro Blonyo, dalam Bahasa Jawa yang berarti,”Loro adalah dua”, dan “Blonyo adalah dirias atau didandani melalui proses pemandian”. Menurut sejarah, Patung atau Boneka Loro Blonyo ini telah ada sejak zaman Kerajaan Mataram yang dipimpin oleh Sultan Agung pada tahun 1476. Menurut kepercayaan masyarakat jawa dulu, Loro Blonyo ini adalah perwujudan dari Dewi Sri dan Dewa Wisnu yang telah lama dipuja oleh masyarakat Jawa dan Bali pada masa pra-Hindu dan pra-Islam.

Loro blonyo , in a language which means java , “Loro are two” , and “blonyo is dirias or dressed up through a process the bathing of the “ .According to the history , sculpture or a puppet loro this blonyo have been around since the days of the kingdom of mataram led by sultan agung 1476 in the year .According to public trust first java , loro blonyo this is an embodiment of dewi sri and of the god vishnu who has long been revered by the community java and bali in the pra-hindu and pra-islam.

Seiring berkembangnya waktu, Patung Loro Blonyo ini dimodifikasi supaya terkesan universal dan diterima oleh seluruh masyarakat. Boneka atau Patung Loro Blonyo dibuat menjadi sepasang pengantin. Pada zaman dahulu, Loro Blonyo ini hanya dimiliki oleh orang-orang priyayi saja karena kepemilikan Patung Loro Blonyo ini berkaitan dengan kultur dan budaya masyarakat jawa. Orang-orang priyayi ini meletakkan patung tersebut di sebuah ruangan khusus atau ditaruh di sentong (ruang tengah rumah) yang dianggap merupakan ruangan pribadi suami dan istri.

As the rise of the time , sculpture loro blonyo modified so that this universal impressed and accepted by all people in society .Stuffed or sculpture loro blonyo made into a pair of bride and groom .In ancient times , loro blonyo is only mastered by people priyayi course as ownership of the statue loro blonyo was in accordance with the culture of and culture of the people of java .People priyayi this put the sculpture in a room specially or set upon the tops sentong ( a central space home ) who is perceived as the room pribad.

Makna dan Perkembangan dari Patung Loro Blonyo
Meaning and the development of sculpture loro blonyo

Terdapat beberapa makna dan mitos yang ada pada Boneka Loro Blonyo ini. Loro Blonyo bisa diartikan sebagai simbol kemakmuran yang berkesinambungan atau terus menerus. Masyarakat dahulu percaya bahwa meletakkan Loro Blonyo di rumah dapat memberikan pengaruh atau sugesti postif terhadap keluarga mereka. Dewasa ini, Patung Loro Blonyo ternyata tidak hanya dinikmati oleh masyarakat saja namun, juga disukai oleh mancanegara. Banyak turis yang mengkoleksi Patung Loro Blonyo ini. Loro Blonyo kini tidak lagi dianggap hanya sekedar mitos. Beberapa orang yang memiliki Patung Loro Blonyo ini mengaku merasakan sugesti positif terhadap kehidupan rumah tangganya.

There are some meaning and myths that is at a loro blonyo this .Loro blonyo can are defined as a symbol of prosperity sustainable or continuous .The community before believe that put loro blonyo at home can provide influence or suggestion postif to their families .Today , sculpture loro blonyo is not only enjoyed by the public but , also favored by foreign .Many favorite collect sculpture loro blonyo this .Loro blonyo is no longer considered only a myth .Persons having a statue loro blonyo admitted feel suggestion positive on the lives of household.

Saat ini Loro Blonyo menjadi sebuah barang atau souvenir untuk hiasan rumah. Sebagai souvenir, Loro Blonyo banyak dicari oleh masyarakat karena keindahan dan dipercaya mempunyai kekuatan “magis”.

Currently loro blonyo into a goods or souvenir to garnish house.As a souvenir, loro blonyo much sought by people because it beauty and is believed to have the power “magical”. 



Punakawan


Punakawan adalah karakter yang khas dalam wayang Indonesia. Mereka melambangkan orang kebanyakan. Karakternya mengindikasikan bermacam-macam peran, seperti penasihat para ksatria, penghibur, kritisi sosial, badut bahkan sumber kebenaran dan kebijakan. Dalam wayang Jawa karakter punakawan terdiri atas Semar, Gareng, Bagong, dan Petruk. Dalam wayang Bali karakter punakawan terdiri atas Malen dan Merdah (abdi dari Pandawa) dan Delem dan Sangut (abdi dari Kurawa).

Punakawan is a unique type of character in Indonesian shadow theatre. They generally represent the commoners. The characters of Punakawan indicate various roles, such as the  warrior advisors, the entertainers, social critics, and clowns, a further source of truth and wisdom. In Javanese wayang, the punakawan characters consist of Semar, Gareng, Bagong, and Petruk. In Balinese wayang in the other hand, the character consist of Malen and Merdah (the maids of Pandawa) and Delem and Sangut (the maids of Kurawa).

Semar adalah pengasuh dari Pendawa. Alkisah, ia juga bernama Hyang Ismaya. Meskipun ia berwujud manusia jelek, ia memiliki kesaktian yang sangat tinggi bahkan melebihi para dewa.

Semar is the care-giver of Pandawa. His name is also Hyang Ismaya. Even though his appearance is so ugly, he has a supernatural ability that is greater than the gods'.

Gareng adalah anak Semar yang berarti pujaan atau didapatkan dengan memuja. Nalagareng adalah seorang yang tak pandai bicara, apa yang dikatakannya kadang- kadang serba salah. Tetapi ia sangat lucu dan menggelikan.  Ia pernah menjadi raja di Paranggumiwang dan bernama Pandubergola. Ia diangkat sebagi raja atas nama Dewi Sumbadra. Ia sangat sakti dan hanya bisa dikalahkan oleh Petruk.

Gareng is one of Semar's sons which means he is revered. Nalagareng cannot speak well; furthermore, whatever he says can be totally wrong. However, he is a very funny and hilarious man. He has been a king of Paranggumiwang and has a name Pandubergola. He was elected to be a king in the name of Dewi Sumbadra. He is so powerful and can only be defeated by Petruk.

Bagong berarti bayangan Semar. Alkisah ketika diturunkan ke dunia, Dewa bersabda pada Semar bahwa bayangannyalah yang akan menjadi temannya. Seketika itu juga bayangannya berubah wujud menjadi Bagong. Bagong itu memiliki sifat lancang dan suka berlagak bodoh. Ia juga sangat lucu.

Bagong means shadow of Semar. When Semar was sent to the earth, the gods stated that his shadow became his friend. Suddenly, his shadow was transformed to be Bagong. Bagong has unique personality: he is assertive and like to pretend to be stupid. He is also so funny.

Petruk anak Semar yang bermuka manis dengan senyuman yang menarik hati, panda berbicara, dan juga sangat lucu.  Ia suka menyindir ketidakbenaran dengan lawakan-lawakannya. Petruk pernah menjadi raja di negeri Ngrancang Kencana dan bernama Helgeduelbek. Dikisahkan ia melarikan ajimat Kalimasada. Tak ada yang dapat mengalahkannya selain Gareng.

Petruk is Semar's son with the sweet face and smile. He is a smart speaker and a funny man. He likes to ridicule atrocity with his comedy. Petruk has been a king at the state of Ngrancang Kencana and is named Helgeduelbek. In one story, he took the Kalimasada amulet. Nobody can defeat him except Gareng.