Showing posts with label Book. Show all posts
Showing posts with label Book. Show all posts

Tuesday, June 20, 2017

Larasati Quotes by Pramoedya Ananta Toer


“Apa gunanya berbohong di dunia ini? Kalau yang benar harus dinamai bohong, dimana tempat kebohongan kemudian di dalam hidup manusia ini?” ( Larasati – hal.40 )

“Hanya angkatan tua yang korup dan mengajak korup! Angkatan muda membuat revolusi” ( Larasati – hal.46 )

“Mengapa dunia ini begini penuh iga manusia busuk? Hanya karena mau hidup lebih sejathera daripada yang lain? Apakah kesejatheraan hidup sama dengan kebusukan buat orang lain? Alangkah sia-sia pendidikan orang tua kalau demikian. Alangkah sia-sia pendidikan agama. Alangkah sia-sia guru dan sekolah-sekolah ( Larassati – hal.48 )

Thursday, June 15, 2017

Gadis Pantai - Pramoedya Ananta Toer



“Jangan kenangkan yang buruk-buruk; itu perbuatan bodoh. Kenang yang indah-indah, yang baik, biar hati tetap bersih, dan pikiran tinggal segar.”

Gadis Pantai lahir dan tumbuh di sebuah kampung nelayan di Jawa Tengah, Kabupaten Rembang. Seorang gadis yang manis. Cukup manis untuk memikat hati seorang pembesar santri setempat; seorang Jawa yang bekerja pada (administrasi) Belanda. Dia diambil menjadi gundik pembesar tersebut dan menjadi Mas Nganten: perempuan yang melayani "kebutuhan" seks pembesar sampai kemudian pembesar memutuskan untuk menikah dengan perempuan yang sekelas atau sederajat dengannya. 

Mulanya, perkawinan itu memberi prestise baginya di kampung halamannya karena dia dipandang telah dinaikkan derajatnya, menjadi Bendoro Putri. Tapi itu tidak berlangsung lama. Ia terperosok kembali ke tanah. Orang Jawa yang telah memilikinya, tega membuangnya setelah dia melahirkan seorang bayi perempuan.
  
Roman ini menusuk feodalisme Jawa yang tak memiliki adab dan jiwa kemanusiaan tepat langsung di jantungnya yang paling dalam.